Samsul Bahri (31), pemilik rumah yang terendam banjir di Kampung Cilengsi, mengaku kejadian ini bukan yang pertama kali dialami.“Ini sudah yang ketiga kalinya. Tiap hujan deras, air selalu meluap. Tadi sempat menggenangi jalan, lalu masuk ke halaman dan rumah. Semua barang-barang saya terendam, termasuk peralatan dan bahan bangunan,” kata Samsul.
Menurut Samsul, salah satu penyebab banjir adalah adanya bangunan kosong di belakang rumahnya yang menghambat aliran air dan menahan tumpukan sampah, sehingga sungai tidak dapat mengalir lancar.
“Kami masyarakat sudah gotong royong bersihkan sampah sejak pagi, tapi tetap saja air sungai meluap,” keluhnya.
“Kami berharap mudah mudahan ada perhatian dari pihak terkait, agar kejadian banjir tidak terjadi lagi kedepannya jika terjadi hujan deras,” tandasnya. (ndi/d)






