Namun, drama belum usai. Saat dalam perjalanan menuju tempat aman, ODGJ tersebut mendadak meminta diturunkan sambil mengaku ingin pulang, sehingga membuat para petugas pun mengambil langkah hati-hati. Dengan pertimbangan kondisi psikologis dan keselamatan, mereka memutuskan menurunkannya di lokasi yang dinilai aman, sambil tetap melakukan pemantauan jarak jauh.
“Kami harus bijak dalam mengambil keputusan. Selain menjaga keamanan, kami juga mempertimbangkan kondisi mental yang bersangkutan. Setelah diturunkan, kami terus pantau pergerakannya untuk memastikan tidak ada gangguan lanjutan,” jelas Joko.
Joko menegaskan, Satpol PP Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk terus hadir menjaga ketertiban umum dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. Pihaknya juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk melapor jika menjumpai situasi serupa.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian warga yang langsung melapor. Kolaborasi seperti ini sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama,” pungkasnya. (ndi/d)






