Polsek Cikembar Sukabumi Obok-obok SPBU, Antisipasi Panic Buying

Polsek Cikembar, Polres Sukabumi
Petugas Polsek Cikembar, Polres Sukabumi, saat memantau kondisi SPBU menjelang kenaikan harga BBM.

SUKABUMI – Dalam mencegah panic buying terkait rencana pemerintah yang akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, maka Polsek Cikembar, Polres Sukabumi, melakukan monitoring dan operasi patroli biru ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di wilayah hukumnya.

Kapolsek Cikembar, Polres Sukabumi, IPTU R. Panji Setiaji kepada Radar Sukabumi mengatakan, sudah ada dua hari terakhir pihaknya telah menerjunkan anggotanya untuk melakukan operasi patroli biru dan monitoring ke setiap SPBU di wilayah Kecamatan Cikembar, untuk ikut mengawasi dan mengamankan segala aktivitas keluar masuk distribusi BBM. Terutama potensi penyimpangan yang mungkin akan terjadi.

Bacaan Lainnya

“Iya, msalnya adanya pembeli yang membawa galon atau pakai kendaraan yang tangkinya sudah dimodifikasi. Kita mengantisipasi adanya kecurangan dalam distribusi BBM itu. Terutama masyarakat yang melakukan pembelian bensin secara berulang. Hal ini agar distribusi minyak bisa tepat guna dan merata,” kata R. Panji kepada Radar Sukabumi pada Jumat (02/09).

Ketika disinggung mengenai soal stok BBM, R Panji, memastikan semua SPBU di wilayah hukumnya dinilai aman dan belum ada temuan atau laporan adanya kekosongan stok pada jenis BBM tertentu. Apalagi berdasarkan pantauan petugas kepolisian ke setiap SPBU yang ada di wilayah Kecamatan Cikembar, semuanya tertib. “Alhamdulillah, sampai saat ini kami belum menemukan laporan soal menyembunyikan stok BBM,” paparnya.

Berdasarkan hasil patroli petugas Polsek Cikembar, Polres Sukabumi pada Kamis (01/09) malam, ia mengaku tidak menemukan adanya antrian kendaraan atau fanic buying sebelum ketetapan dari pemerintah tentang kenaikan harga BBM subsidi. Sementara untuk ketersediaan BBM di tiga SPBU yang ada di wilayah Kecamatan Cikembar.

Yakni di SPBU 3443112 Cibodas untuk jenia Pertalite terdapat 1600 liter, Dexlite ada 4000 liter dan BBM jenis Pertamax ada 9500 liter. Sedangkan untuk di SPBU 3443113 Kebonjeruk Pertalite ada 20000 liter, Bio Solar ada 25000 liter, Dexlite ada 4700 liter, Pertamax ada 13000 liter dan BBM Pertamax Turbo ada 4000 liter. Sedangkan untuk di SPBU 3443306 Cikembang Pertalite ada 15300 liter, Bio Solar ada 10260 liter, Pertamina DeX ada 1317 liter, Dexlite ada 1076 liter dan Pertamax 13800 liter.

“Hasil pantauan kami dilapangan, untuk stok BBM di wilayah hukum kami, Insya Allah aman dan tidak ada kelangkaan. Selain itu, kami juga terus mensosialisasikan agar masyarakat tidak membeli BBM bersubsidi secara berlebihan berlebihan,” pungkasnya. (Den)

Polsek-Cikembar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.