KABUPATEN SUKABUMI

Polisi Masuk Sekolah

JAMPANGTENGAH — Ratusan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Jampangtengah, mengikuti penyuluhan sadar hukum dan pemahaman tertib berlalu lintas di halaman gedung SMPN I Jampangtengah, kemarin (1/11).

Hal tersebut untuk memberikan pemahaman mengenai bahayanya peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang melibatkan kaum remaja terutama di usia sekolah.

Kapolsek Jampangtengah, Kompol Samsuri melalui Kanit Binmas Polsek Jampangtengah, Bripka Hendra mengatakan, pada penyuluhan tersebut ratusan siswa diberikan pemahaman mengenai bahaya kenakalan remaja, bahaya Narkoba, bahaya pergaulan bebas, tawuran, pemahaman tertib berlalu lintas, serta penggunaan media sosial.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya Polri untuk memberikan pemahaman kepada pelajar tentang bahaya dari berbagai ragam tindakan insan muda yang melanggar hukum,” jelas Hendra kepada Radar Sukabumi, kemarin (1/11).

Penyuluhan sadar hukum kepada ratusan siswa SMP ini, sangat penting dilakukan agar mereka memiliki akhlak yang baik dan taat terhadap hukum.

“Sebanyak 300 siswa yang mengikuti penyuluhan ini. Mereka kami berikan materi tentang kedisiplinan termasuk juga tugas dan kewajiban apa saja sebagai seorang pelajar mulai lingkungan keluarga, sekolah sampai pergaulannya. Sehingga mereka bisa memahami tanggung jawabnya sebagai pelajar,’ ujarnya.

Peran Polri sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan warga. Tidak hanya itu, sebagai ujung tombak terdepan di masyarakat, Bhabinkamtibmas juga mengambil peran dalam hal tawuran pelajar yang kian marak.

“Untuk itu, saya langsung terjun ke setiap sekolah untuk mensosialisasikan kepada pelajar tentang bahaya kenakalan remaja yang dapat mengakibatkan tawuran, bahkan penyalahgunaan narkoba,” paparnya.

Dalam penyuluhan tersebut, pihak kepolisian juga memberikan pemahaman soal disiplin dan keselamatan berlalu lintas.

“Semoga, para pelajar akan lebih disiplin, tidak terlibat dalam kenakalan remaja serta di masa mendatang, mereka dapat memiliki rasa disiplin berlalu lintas, hingga akhirnya pelanggaran dan kecelakaan dapat diminimalisir,” pungkasnya. (den/d)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *