PALABUHANRATU – Dianggap membahayakan pengguna jalan karena dahan sudah rimbun dan menjorok ke jalan, tim gabungan dari jajaran forum komunikasi pimpinan daerah dan pimpinan kecamatan pangkas dan tebang pohon di jalan Bhayangkara, Kelurahan/ Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
Informasi dihimpun, beberapa pohon yang dilakukan pemangkasan tidak hanya di jalan raya Bhayangkara namun juga di sejumlah ruas jalan protokol ibu kota Kabupaten Sukabumi.
Kepala Bagian Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi Prasetyo mengatakan, pemangkasan dilakukan diruas jalan Kabupaten tersebut setelah mendapat laporan dari kapolres dan juga masyarakat, dimana di jalan bhayangkara tersebut terdapat beberapa pohon yang membahayakan pengguna jalan yang melintas.
Untuk itu menindaklanjuti laporan tersebut, kata Prasetyo tim gabungan dari Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Pemadam Kebakaran dan unsur terkait lainnya langsung melakukan upaya penanganan.
“Iya hari ini berdasarkan dari Kapolres, memang pohon pohon ini setelah kita lihat sangat membahayakan, sehingga dilakukan pemangkasan,” ujarnya Senin, (26/5).
Tidak hanya itu, kata Prasetyo lagi, terdapat dua pohon yang akan dilakukan penebangan di lokasi jalan Bhayangkara Palabuhanratu pasalnya kondisinya pada bagian akar merusak material jalan raya.
“Jadi pohon akarnya sampai kejalan dan kita ini akan menjadi pertimbangan bagi kami ketika pohon ditebang untuk penanaman selanjutnya,” jelasnya.
“Nanti pohon apa yang cocok untuk tidak merusak jalan sepanjang jalan baik di Palabuhanratu maupun di wilayah Kabupaten Sukabumi lainnya,” imbuhnya.
Adapun terkait kerusakan jalan akibat dari akar pohon, Prasetyo menegaskan akan melakukan kordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi untuk penanganan selanjutnya.
“Itu PU bina marga Kabupaten Sukabumi karena ini masuknya jalan kabupaten. Insya Allah secepatnya kita kordinasikan, kita pelihara lagi apabila ada jalan jalan yang terkena akibat adanya akar yang timbul di aspal tadi,” tegasnya. (Ndi).






