PNM Sosialisasi PHBS ke Nasabah, Kenalkan Program Mekaar Wash

FOTO: NANDI/RADAR SUKABUMI Kegiatan sosialisasi PHBS yang dilaksanakan PT PNM bekerjasama dengan water.org kepada para nasabah di salah satu hotel di Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Selasa (5/3).

SUKABUMI – PT Permodalan Nasional Madani atau PNM melaksanakan kegiatan sosialisasi “Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Tatanan Rumah Tangga” bertempat di sebuah hotel di Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Selasa (5/3). Sasaran kegiatan tersebut adalah para nasabah yang didominasi oleh ibu-ibu.

Kegiatan sosialisasi PHBS tersebut merupakan salah satu program kampanye kesehatan dari PT PNM dengan produk yang terus digemborkan saat ini yakni Mekaar Wash. Bahwa, pembiayaan diberikan kepada para nasabah di wilayah kerja Sukabumi dan Cianjur.

“Jadi Mekaar wash ini diperuntukan memperbaiki sanitasi di keluarganya. Kami berkolaborasi dengan kesehatan, supaya dengan sehat masyarakat nasabah kami bisa produktif dalam menjalankan usaha UMKM-nya,” kata Pemimpin PT Permodalan Nasional Madani Cabang Sukabumi, M. Resya Apriansyah kepada Radar Sukabumi.

Resya menjelaskan, program Mekaar Wash sudah berjalan sekira tiga tahun yang tersebar di seluruh wilayah kerja, Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur.

“PNM ini salah satu lembaga pembiayaan merupakan BUMN tentunya kedepannya kita dituntut untuk bisa terus bersinergi dengan pemerintah daerah, karena hari ini berkaitan dengan kesehatan hari kita bekerjasama dinas kesehatan,” ujar Resya.

“Nanti tidak sampai di sini, selain sosialisasi terkait kesehatan kamipun selalu berkordinasi dengan pemerintah daerah bagaimana meningkatkan perekonomian daerah melalui UMKM,” imbuhnya.

Selain program Mekaar Wash yang terus digemborkan, kata Resya lagi, kedepan melalui program yang sudah berjalan dilakukan secara konsisten, PT PNM juga telah melaksanakan program pelatihan untuk meningkatkan usaha para nasabahnya. Salah satunya telah banyak diberikan pembinaan untuk memperbaiki cara meningkatkan nilai kualitas produk yang dihasilkan.

“Pelatihan-pelatihan itu, bagaimana caranya melakukan pengemasan produk yang lebih baik, setelah pengemasan kita ajarkan juga bagaimana caranya melakukan label, branding dari suatu produk yang dihasilkan, selain itu kamipun memfasilitasi para nasabah dengan pemberian sertifikat halal,” beber Resya.

Hal itu dilakukan karena banyak nasabah dari PT PNM memiliki usaha berbasis produksi makanan industri rumah tangga dan telah banyak yang mempunyai legalisasi bahwa produk produk yang dihasilkan halal. Selain itu upaya lain memfasilitasi pemberian secara gratis NIB.

“Semua pelaku usaha UMKM harus mempunyai NIB sehingga teregister dan diketahui oleh pemerintah daerah bahwa nasabah kami usahanya terlegalisasi oleh NIB,” ucapnya.

Sementara itu, Rahmad Hidayad selaku Team Lead, Partnership Account water.org mengapresiasi atas kerjasamanya dengan PT PNM sebagai organisasi nirlaba yang konsennya di air sanitasi. Tentunya hal itu perlu mendukungnya, terlebih dalam pengembangan di pembiayaan air minum dan sanitasi.

“Harapannya dengan produk Mekaar Wash di PNM itu nasabahnya khususnya bisa memanfaatkan pembiayaannya untuk memiliki sarana air minum sanitasi yang aman, kita juga tahu stunting di Indonesia cukup tinggi jawa barat cukup tinggi, dan harapannya dengan adanya produk mekar wash ini bisa membantu atau kontribusi penurunan stunting khsusunya di kabupaten dan kota Sukabumi,” kata Rahmad.

“Intinya PT PNM ini bisa semua cabang-cabang di kabupaten kota Sukabumi ini bisa memanfaatkan fasilitas kredit Mekaar Wash. Ini cukup strategis dan menarik, karena produk pembiayaan tanpa jaminan dan anggunan, dan nasabah PNM ini bisa memanfaatkan pembiayaan untuk sarana sanitasi ini sangat mudah banget dan itu harapannya bisa benar benar menurunkan angka stunting di Kabupaten Sukabumi,” bebernya. (ndi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *