KABUPATEN SUKABUMI

Petugas Gabungan Kebonpedes Mulai Lakukan Operasi Ketupat

×

Petugas Gabungan Kebonpedes Mulai Lakukan Operasi Ketupat

Sebarkan artikel ini
Petugas gabungan saat memeriksa pengendara dalam operasi Ketupat Covid 19 Lodaya 2020 di terminal Jubleg

RADAR SUKABUMI — Dalam memutus penyebaran virus corona atau Covid 19 di Kabupaten Sukabumi, Polsek Kebonpedes bekerjasama dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), TNI, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK), Dinas Perhubungan (Dishub) dan pemerintah Kecamatan Kebonpedes, melakukan operasi Ketupat Covid 19 Lodaya 2020 di terminal Jubleg, Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes,(27/4).

Puluhan petugas gabungan tersebut, sengaja melakukan operasi untuk sterilisasi di daerah perbatasan daerah Kota dengan Kabupaten Sukabumi. Ini dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya dalam pengendalian dan pencegahan penyebaran Covid 19.

Bank bjb Tandamata

Kapolsek Kebonpedes, Ipda Tommy mengatakan, dalam operasi Pekat Lodaya Covid 19 ini, petugas selain memeriksa suhu tubuh penumpang dan para sopir, juga melakukan pendataan bagi pemudik yang terjaring operasi saat pandemi Covid 19.

“Bukan hanya itu, kami juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan untuk barang dan antispetik untuk orang. Kami juga menyediakan fasilitas cuci tangan dengan sabun di lokasi Terminal Jubleg sebagai lokasi sterilisasi ini,” jelas Tommy kepada Radar Sukabumi,  (27/4).

Seluruh kendaraan baik umum maupun pribadi akan disterilkan terlebih dahulu sebelum masuk wilayah Kabupaten Sukabumi. Sementara, dengan pengecekan suhu tubuh, orang yang suhu tubuhnya tinggi akan di pantau dan didata untuk kemudian dilakukan tindakan dan penanganan lebih lanjut oleh tim medis dari Puskesmas Kebonpedes.

“Kami sudah persiapkan semuanya dalam operasi yang akan digelar sejak 24 April sampai 30 Mei ini, bila ada warga maupun pemudik yang suhu tubuhnya diatas 38 derajat celcius, maka kita akan melakukan tindakan pertama dengan cara koordinasi dengan dinas kesehatan untuk menyiapkan ambulance dilengkapi dengan protokol kesehatan sesuai dengan penanganan Covid 19,” tandasnya.

Operasi Ketupat Covid 19 Lodaya 2020 yang diselenggarakan pada bulan suci Ramadhan ini, berbeda dengan operasi tahun sebelumnya. Dimana petugas gabungan telah melakukan sterilisasi dan melarang mobilisasi mudik dalam upaya pencegahan dan penyebaran virus corona.

“Intinya operasi ini, selain untuk menciptakan Keamanandan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) pada bulan suci Ramadhan, juga sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona,” paparnya.

Kepala Puskesmas Kebonpedes, Lilis Ilahayati mengatakan, operasi ini sengaja dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Terlebih lagi, lokasi terminal Jubleg ini, merupakan perbatasan antara Kota dengan Kabupaten Sukabumi.

“Iya, ruas Jalan Raya Terminal Jubleg – Nyalindung – Sagaranten ini, merupakan akses vital warga menuju daerah Pajampangan,” jelasnya.

Saat melakukan operasi tersebut, petugas gabungan tidak menemukan warga maupun pemudik yang suhu tubuhnya diatas 38 derajat celcius. Meski demikian, pihaknya menghimbau kepada seluruh warga agar mengikuti anjuran dari pemerintah dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid 19.

“Saya berharap warga agar diam dirumah saja, bila tidak ada kepentingan yang mendesak. Selain itu, warga dihimbau agar menggunakan masker saat keluar rumah dan menerapkan social distancing,” pungkasnya. (den/d)