PALABUHANRATU – Ratusan peserta dari berbagai unsur TNI, Polri, Perangkat daerah , OKP Ormas serta masyarakat ikuti upacara Taptu di alun alun Palabuhanratu tepatnya di jalan Siliwangi no 10, Kabupaten Sukabumi
Upacara taptu sendiri merupakan prosesi dalam rangka mempringati hari ulang tahun ke 79 Republik Indonesia tingkat Kabupaten Sukabumi.
Inspektur upacara yang juga Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi Letkol Kav. Andhi Ardana Valeriandra mengatakan, upacara taptu digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa jasa para pahlawan yang telah gugur merebut kemerdekaan.
Mengingat di Kabupaten Sukabumi tidak ada makam para pahlawan, sehingga dilaksanakan upacara taptu diiringi dengan pawai obor yang melibatkan seluruh elemen terkait, termasuk masyarakat.
“Kita baru saja melaksanakan kegiatan rangkaian kegiatan 17 Agustusan yaitu kita melaksanakan Taptu, Taptu itu sendiri bermakna bahwa kita sebagai generasi penerus bangsa kita harus mewarisi semangat nilai-nilai semangat para pejuang kita,” ujar Letkol Kav. Andhi Ardana Valeriandra.
Dengan adanya upacara taptu, Andhi berharap sebagai para generasi muda bisa mengisi kemerdekaan dengan cara cara menghargai jasa para pahlawan yang telah gugur mendahului, karena perjuangan para pahlawan menurutnya cukup berat.
“Kita sebagai generasi penerus harus bisa mengisi dengan hal yang baik, itu maknanya,” jelasnya.
Tentunya kita harus, sekali lagi saya ucapkan, kita menghargai para pahlawan, dengan pawai obor ini kita laksanakan apa namanya, menjiwai bahwa kita bisa ikut mengisi kemerdekaan,” imbuhnya.
Adapun api yang berkobar dalam pawai obor, Andhi menegaskan, dapat diartikan sebagai simbol semangat perjuangan para pahlawan republik Indonesia yang telah merebut kemerdekaan.
“Karena di Kabupaten Sukabumi ini Makam Pahlawan tidak ada, Oleh karena itu kita ganti dengan acara seperti ini, Seharusnya taptu ini kita laksanakan di tempat makam para pahlawan,” ucapnya.
Pantauan dilapangan upacara taptu sendiri dihadiri Bupati dan wakil Bupati Sukabumi Marwan Hamami dan Iyos Somantri serta sekretari daerah Ade Suryaman, para kepala perangkat daerah serta ratusan masyarakat. (Ndi)






