Sehingga, kata Aang sesaat tim Sar gabungan berhasil menemukan jasad istri dan anaknya dalam keadaan meninggal dunia, kemudian warga mendatanginya ke toko dan memaki makinya saking kesalnya karena dianggap cuek dengan malah asyik jualan.
“Bukan jualan itu, ceritanya, biasanya kalau istri mudik ke kampung, besoknya suka langsung ke pasar, biar saya gak diomelin karena disangka main ke cewe lain, jadi ada hasilnya, ya saya bersih bersih, udah biasa saya di pasar sampai malam, bukan berarti orang orang nyari istri dan anak saya, saya cuekin, bukan seperti itu,” terangnya.
“Saya ke pemakaman datang, kan dikuburnya di samping rumah di tanah pribadi. Saya diarak warga kaget juga, warga yang udah dekat sama saya gak percaya penjelasan ini, yang bikin warga marah itu, katanya rumah dikunci sama saya, padahal nggak, ada bukti kan, video dari istri yang di kirim ke adiknya. Saya saat itu langsung dibawa sama polisi diperiksa semua, saya, adik istri dan keluarga juga, dan ceritanya memang seperti itu,” tandanya. (ndi/d).






