Masih kata Nunung, acara yang turut dihadiri oleh berbagai tokoh dan instansi terkait, di antaranya Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat yang diwakili oleh Kabid Kelautan, Diah, serta Susanti Mariam, Plt Kabid Pengelolaan Perikanan Tangkap dari Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi. Hadir pula perwakilan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Pembina Putra Putri Nelayan, dan Hermansyah, mantan Kepala Dinas Perikanan Provinsi Jawa Barat.
“Ajang ini merupakan momentum penting untuk menguatkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan generasi muda dalam mengembangkan potensi bahari Kabupaten Sukabumi yang begitu melimpah,” terangnya.
“Kami berharap para finalis, khususnya Adit, mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat pesisir. Mereka bukan hanya ikon wisata bahari, tetapi juga pendidik dan penggerak pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis kelautan,” imbuhnya.
Nunung menegaskan, kabupaten Sukabumi sendiri memiliki garis pantai yang panjang, kekayaan hayati laut, dan destinasi wisata bahari yang terus berkembang. Hal ini menjadi peluang besar untuk dikembangkan secara berkelanjutan.
“Kami dari Dinas Perikanan menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan sektor bahari yang cerdas, inklusif, dan ramah lingkungan,” tandasnya. (ndi/d).





