Sekda Sukabumi Ikuti Penilaian SPIP, Berharap Meningkat

Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman
Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman saat mengikuti penilaian baseline SPIP secara virtual di Kantor BKPSDM Kabupaten Sukabumi pada Rabu (01/12).

SUKABUMI – Sektetaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman mengikuti penilaian baseline Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) terintegrasi pada pemerintah daerah di wilayah Provinsi Jawa Barat tahun 2021.

Kegiatan yang dilaksankan secara virtual ini, diikuti Sekda Kabupaten Sukabumi bersama jajaranya dari Kantor BKPSDM Kabupaten Sukabumi pada Rabu (01/12).

Bacaan Lainnya

Ade Suryaman menyampaikan, bahwa kegiatan kali ini merupakan upaya persiapan penilaian SPIP se-Jabar.

Apalagi, penilaian ke depan akan menggunakan sistem terintegrasi sehingga namanya pun menjadi baseline SPIP terintegrasi.

“Sekarang kota/kabupaten se-Jabar berkumpul secara virtual terkait persiapan penilaian SPIP. Termasuk Kabupaten Sukabumi,” kata Ade Suryaman.

Lebih lanjut ia menjelaskan, SPIP pada 2020, Kabupaten Sukabumi berada di level 3. Dirinya berkeinginan lewat SPIP terintegrasi ini bisa meningkat. “Mudah-mudahan kita bisa terus meningkat. Kita liat dulu dari berbagai halnya,” ucapnya.

Apalagi, terdapat sejumlah hal yang menjadi poin penilaian. Diantaranya perencanaan, SDM, perizinan, pengawasan, dan lainnya “Pokoknya ada delapan poin yang dinilai,” ujarnya.

Selain itu, tanggungjawab SPIP terintegrasi kali ini, dibebankan kepada Sekda. Di mana sebelumnya, tanggungjawabnya berada di Inspektorat.

“Sekarang tanggungjawabnya di Sekda. Nanti dibuat tim baru untuk pelaksanaan kegiatan,” bebermya.

Sementara itu, Sekda Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, peran SPIP sangat tinggi. Sehingga harus diikuti kegiatan ini secara bersama hingga tuntas. “Semoga bisa diikuti secara bersama,” jelasnya.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jabar, Mulyana mengatakan, penguatan pengendalian intern terhadap kewenangan daerah perlu ditingkatkan integritasnya.

“Tahun ini mendorong implementasi SPIP pada Sekda. Sebelumnya, satgasnya selalu Inspektorat,. Sekda bisa lebih fokus mendorong implementasi sepenuhnya” pungkasnya. (Den/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.