KPU RI Berencana Bangun Sekolah Kedinasan di Sukabumi Begini kata Bupati Marwan

Bupati Sukabumi
Bupati Sukabumi Marwan Hamami saat menunjukan berita acara bersama Suryadi deputi bidang organisasi KPU RI

PALABUHANRATU – Rencana Deputi KPU RI membangun atau sekolah kedinasan tata kelola Pemilu di Kabupaten Sukabumi mendapat sambutan baik dari bupati Marwan Hamami.

Belum lama ini seusai peluncuran maskot dan jingle Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Bupati dan wakil bupati tahun 2024 di grand Inna Samudra Beach Hotel, Marwan mengungkapkan setelah mendapat permohonan dari deputi KPU RI, dan jajaran pemerintah daerah menyiapkan beberapa alternatif lahan yang bisa dibangunkan sekolah tersebut.

Bacaan Lainnya

“Ketika kita diminta, sebenarnya beberapa alternatif ditempat telah disiapkan, sudah ada yang dimohonkan oleh juga untuk sekolah pendidikan, mereka sama dengan kedinasan juga,” ujar Marwan saat diwawancara Radar Sukabumi.

Namun kata Marwan, sekolah tersebut tidak menindak lanjuti, kemudian beberapa waktu lalu ada permohonan lahan kembali namun dari Deputi KPU RI sehingga perlu disiapkan lahan strategis untuk pendirian sekolah kedinasan tata kelola Pemilu di kabupaten Sukabumi.

“KPU masuk posisi ditempat itu punya lahan yang strategis dekat ke jalan tol dan dekat ke bogor ke Jakarta. Daerah itu enak untuk pendidikan, karena MNC pun disitu membangun universitas MNC, ada rumah sakit MNC diatas posisi itu,” terangnya.

Sementara itu Suryadi deputi bidang organisasi KPU RI mengungkapkan, terkait sekolah kedinasan, seperti yang pernah disampaikan kepada pemerintah daerah, memang membutuhkan waktu cukup panjang sehingga diperlukan dukungan dan motivasi dari seluruh aspek terkait.

“Saya minta doa restu dari masyarakat semuanya, dan teman teman supaya ini bisa terwujud, langkahnya akan begitu panjang dan sulit karena ini berbagai pihak, berbagai lembaga yang akan memutuskan bukan ketua KPU,” timpalnya.

“Intinya kami punya niat baik untuk membangun demokrasi dan politik dan pemilu semakin baik kedepan dengan SDM SDM yang siap, baik untuk kebutuhan KPU, penyelengaraan penyelenggaraan maupun partai politik bisa belajar,” imbuhnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *