Dishub Kabupaten Sukabumi ‘Diserbu’ Ratusan Kendaraan

  • Whatsapp
Sejumlah kendaraan mengantre untuk pengujian pisik di bengkel Dishub Kabupaten Sukabumi.

SUKABUMI — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi, diserbu ratusan kendaraan yang hendak menguji KIR pasca penutupan sementara uji KIR kendaraan yang berlangsung selama dua bulan lebih.

Dari pantauan Radar Sukabumi, sejumlah kendaraan ini mulai dari jenis Pick UP, angkutan umum hingga kendaraan truk terparkir di Halaman Dishub menunggu antrian uji KIR.

Bacaan Lainnya

“Ya, memang saat ini kendaraan yang hendak uji KIR setiap harinya mengalami peningkatan kalau dibandingkan sebelum adanya penutupan sementara uji KIR. Rata-rata, perharinya mencapai 150 kendaraan sedangkan kalau hari biasa paling sampai 70 kendaraan,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Kabupaten Sukabumi, Iwan Iskandar ATD saat disambangi Radar Sukabumi di ruang kerjanya, Senin (22/6).

Lebih lanjut Iwan mengatakan, uji KIR kendaraan ini mulai di buka kembali sudah hampir dua minggu berjalan. Namun, jumlah kendaraan yang hendak di uji KIR masih cukup tinggi sehingga waktu pelayanan pun diperpanjang hingga pukul 17.00 WIB.

“Sudah dua minggu terakhir ini memang pelayanan selesainya itu sampai pukul 17.00 WIB, karena jumlah kendaraanya yang meningkat. Untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona, kami tetap mengikuti prosedur protokol kesehatan,” paparnya.

Di singgung soal retribusi KIR kendaraan, Iwan mengulas, pada tahun ini Dishub menargetkan sebesar Rp1,8 miliar.

Namun, karena adanya penutupan sementara uji KIR kendaraan sehingga target tersebut rencananya bakal ada penurunan.

“Kemarin kan selama dua bulan lebih pelayanan uji KIR ditutup sementara sehingga hal ini dapat berdampak terhadap pencapaian target. Jadi sepertinya target tahun ini ada penurunan,” ulasnya.

Kendati demikian, sambung Iwan, Dishub optimis dapat mencapai target retribusi KIR yang sudah ditetapkan sebelumnya.

“Ya, meski begitu kami tetap optimis bisa mencapai target. Apalagi kalau jumlah pembuatan uji KIR kendaraan ini terus mengalami peningkatan perharinya, sudah pasti target tercapai,” imbuhnya.

Terlebih, Iwan menambahkan, kesadaran masyarakat terkait dengan uji KIR kendaraan saat ini meningkat. Terbukti, dengan banyaknya kendaraan yang hendak uji KIR.

“Mudah-mudahan ke depan kesadaran para pemilik kendaraan ini bisa terus meningkat. Karena uji KIR ini sangat penting dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan komponen kendaraan yang tidak berpungsi dengan baik.

Kalau dalam pengujian kan kalau ada komponen yang perlu diganti pasti harus di ganti, jadi bisa meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (bam/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *