Bupati Warning Perusahaan

SUKABUMI – Bupati Sukabumi, Marwan Hamami minta mobilisasi karyawan yang menimbulkan gangguan lalu lintas di Kabupaten Sukabumi segera diantisipasi. Hal itu supaya tidak menimbulkan pengaruh negatif terhadap kehadiran perusahaan di Kabupaten Sukabumi.

“Semoga masalah lalu lintas di Kabupaten Sukabumi bisa segera diselesaikan. Karena hadirnya perusahaan di Kabupaten Sukabumi untuk meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan di masyarakat,” paparnya kepada awak media disela kunjungan ke beberapa perusahaan di Kabupaten Sukabumi, belum lama ini.

Bacaan Lainnya

Marwan menilai, hadirnya perusahaan seharusnya tidak hanya menimbulkan dampak negatif seperti gangguan lalulintas. Tapi aspek positif seperti meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat yang secara bertahap harus mulai ditingkatkan.

Sehingga, struktur perekonomian bisa berubah kearah yang lebih baik. “Beberapa dampak negatif yang ditimbulkan harus segera diantisipasi, sementara dampak yang positif harus terus didorong supaya iklim investasi di Kabupaten Sukabumi bisa aman,” terangnya.

Selain masalah lalu lintas, lanjut Marwan, soal rekruitmen tenaga kerja juga harus benar-benar diperhatikan. Khusus pekerja laki-laki, kuotanya harus bisa ditambah, ketimbang tenaga kerja perempuan. “Saya minta kepada para pengusaha untuk menambah kuota dan memberikan kesempatan kepada para pekerja laki-laki,” pintanya.

Disamping soal itu, upah yang laiak bagi pekerja harus menjadi perhatian pelaku usaha. Dimana, standarnya harus menyesuaikan dengan peraturan yang telah ditetapkan pemerintah. “Pelaku usaha harus memberikan upah yang laiak bagi para pekerja, sesuai dengan nilai minimal Upah Minimum Kerja (UMK) tentunya,” kata Marwan yang juga seorang pengusaha ini.

Sementara itu, Ketua DPK APINDO Kabupaten Sukabumi, Ning Wahyu mengaku, permintaan Bupati soal pekerja laki-laki akan diperhatikan. Hal tersebut, lantaran dalam waktu dekat akan ada perusahaan yang berinvestasi dengan pegawainya menggunakan jasa laki-laki.

“Semoga dalam waktu dekat ini akan ada perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten Sukabumi dengan kebutuhan tenaga kerja pria sebanyak 90 persen dari kebutuhan total pekerja,” terangnya. (Cr10/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *