PALABUHANRATU – Sebanyak 23 atlit, 5 pelatih dan satu orang manajer merupama perwakilan Kabupaten Sukabumi untuk provinsi jawa barat yang akan mengikuti PON (Pekan Olahraga Nasional) di Aceh dan Sumatera Utara dilepas Bupati Sukabumi di Pendopo Palabuhanratu, Jalan Siliwangi no 10.
Pelepasan para atlit juga didampingi ketua Koni Kabupaten Sukabumi, kepala dinas kebudayaan pemuda dan olahraga, dinas pendidikan dan unsur terkait lainnya ini dipimpin langsung bupati Sukabumi Marwan Hamami berlangsung khidmat.
Kepada Radar Sukabumi saat diwawancara, Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengaku bangga dan mengapresiasi puluhan atlit yang akan bertanding dalam PON di Aceh dan Sumatera Utara dalam PON ke XXI di Aceh dan Sumatera Utara, pasalnya tahun ini mengalami peningkatan jumlah atlit dari Sukabumi yang akan bertanding.
“Tentu dengan melihat keberangkatan tim PON jabar dari Sukabumi ini sangat luar biasa ada 23 orang atlit dari 12 cabang olahraga yang akan diikuti, ini ada peningkatan yang sangat luar biasa,” ungkap Marwan.
Untuk itu, Marwan berharap dengan meningkatnya jumlah atlit dari kabupaten Sukabumi menjadi indikator ataupun sinyal dari baiknya pembinaan yang telah dilakukan oleh jajaran KONI (Komiten Olahraga Nasional Indonesia) Kabupaten Sukabumi selama ini.
Dan kedepan, menurut Marwan pembinaan pembinaan atlit dapat ditingkatkan oleh cabang cabang olahraga lain yang hari ini tidak bisa ikut mengikuti PON.
“Mudah mudahan ini indikator pembinaan yang pas, sehingga bisa memotivasi cabor lain melakukan hal yang sama, dan ini harus menjadi kajian dari cabor cabor lain yang prestasinya kurang,” jelasnya.
Hal itu tentunya, tegas Marwan untuk mejawab tantangan atau pertanggung jawaban dari anggaran yang telah di gelontorkam oleh pemerintah dalam pembiayaan.
“Contoh panahan kenapa turun misalnya, panahan selama ini menjadi cabor yang dimungkinkan oleh kita untuk mewakili, nah itu, perlu evaluasi evaluasi harus menjadi bahan kajian,” terangnya.
“Iya jngan sampai nanti pemerintah mengeluarkan anggaran tapi tidak ada dampak, tapi kalau anggaran sudah dikeluarkan kepada cabor yang dimungkinkan prestasinya itu bisa membawa nama daerah,” ucapnya.
Sementara itu ketua KONI Kabupaten Sukabumi Sirodjudin mengatakan, puluhan atlit dari kabupaten Sukabumi untuk PON perwakilan Jawa barat sebetulnya sudah dilepas oleh Pj Gubernur belum lama ini, namun pelepasan secara khusus oleh bupati sendiri merupakan atlit atlit Sukabumi.
“Ini sebetulnya sudah dilepas oleh pak Pj Gubernur di Jabar, tapi ini atlit asal kabupaten Sukabumi, ya kami juga tetap ikut melepaskan secara khusus oleh pak Bupati,” timpalnya.
“Harapan saya, memang ini atlit terbaik, ini bukan hanya terbaik di kabupaten Sukabumi, jawa barat tapi terbaik di tingkat nasional dan tingkat dunia kedepan. Insya Allah dengan ini kita bisa menularkan ke cabor cabor yang lainnya kedepan,” tandasnya. (Ndi)






