Melalui Gerakan Tanam Serentak Kedelai ini, Iyos berharap bisa meningkatkan produksi dan produktivitas kedelai di Kabupaten Sukabumi. Sehingga nantinya dapat memotivasi para petani untuk menanam kedelai dengan memanfaatkan lahan-lahan kering dan lahan marginal kosong yang tersebar.
“Dengan Gerakan ini, semoga para petani dapat lebih mengoptimlakan lahan pertanian untuk pengembangan produksi kedelai,” imbuhnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Dedah Herlina menambahkan, penanaman APBN-P Kedelai di Kabupaten Sukabumi memperoleh tambahan seluas 2060 hektar. Dan untuk di lahan Bogorindo ini, bakal ditanam kedelai sebanyak 110 hektar dan untuk jagung seluas 140 hektar.
“Pelaksanaan penanaman di perkebunan ini merupakan realisasi Peraturan Bupati nomor 115 tahun 2016 tentang Kemitraan Usaha Perkebunan dan ini sesuai dengan program pemerintah dalam upaya khusus padi, jagung dan kedelai,” pungkasnya. (cr15/d)





