“Selain mengamankan terduga pelaku, kami juga berhasil mengamnkan sejumlah barang bukti. Diantaranya, satu bilah senjata tajam jenis celurit dan satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku saat melakukan aksi pembacokan itu,” bebernya.
Ketika disinggung mengenai, motif terduga pelaku yang nekad melakukan aksi pembacokan terhadap korban. Hendrayana menjawab, bahwa berdasarkan pemeriksaan sementara, kasus penganiayaan ini terjadi diduga karena adanya unsur dendam antar sekolah. “Untuk motifnya kayanya ada unsur dendam antar sekolah yah. Karena, korban dan pelaku itu, berbeda sekolah,” ujarnya.
“Sementara, untuk tindak lanjut perkaranya. Karena, pelaku merupakan pelajar atau masih dibawah umur. Maka, kami akan melakukan koordinasi dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas 1 Bandung terkait dengan penegakan hukumnya,” pungkasnya. (den/d)






