Bersama tiga personel lainnya—Randi Koswara, Ricky Gian, dan Abdul Fatah—tim Damkar berhasil mengangkat Paska ke permukaan dalam keadaan selamat. Bocah tersebut tidak mengalami luka serius, lecet, maupun patah tulang. Momen evakuasi yang mendebarkan berubah menjadi tangis bahagia ketika tubuh mungil Paska muncul dari dalam sumur. Warga bersorak lega, dan keluarga korban langsung memeluknya dengan haru.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting tentang perlunya kewaspadaan terhadap bahaya lingkungan sekitar, terutama bagi anak-anak. Komandan Supyadin menegaskan bahwa tugas Damkar bukan semata-mata memadamkan kebakaran, melainkan juga menyelamatkan nyawa dalam berbagai kondisi darurat. “Damkar hadir di tengah masyarakat sebagai garda penyelamat, tak hanya dalam api, tapi juga dalam situasi seperti ini,” tuturnya.(den/d)






