SUKABUMI – Kasus jumlah pasien positif virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Sukabumi, terus mengalami penambahan setiap harinya. Kali ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, telah mengumumkan update terkini soal jumlah kasus pasien positif Covid-19 berdasarkan pemeriksaan sample swab, telah berambah sebanyak empat orang.
Anggota Bidang Pengelolaan Data Publik Laporan dan Operasional Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Eneng Yulia Handayani kepada Radar Sukabumi mengatakan, berdasarkan rilis dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, empat pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan pemeriksaan sample swab itu, diketahui berasal dari Kecamatan Nagrak berusia 25 tahun berjenis kelamin perempuan dan pasien perempuan berusia 50 tahun asal Kecamatan Cibadak. Sementara dua pasien lagi, berasal dari Kecamatan Cicurug laki-laki 25 tahun dan laki-laki 54 tahun asal Kecamatan Palabuhanratu.
“Ke empat pasien yang telah dinyatakan positif Covid-19 ini, telah terpapar virus tersebut dengan berbagai riwayat. Seperti pasien asal Nagrak bepergian ke daerah Bogor dan Jakarta.
Pasien Kecamatan Cibadak dan Kecamatan Cicurug telah bepergian ke daerah Bogor saja. Sedangkan, pasien asal Palabuhanratu memiliki riwyat bepergian ke tempat publik seperti ke pasar,” kata Eneng kepada Radar Sukabumi, Selasa (13/10).
Berdasarkan rilis dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, kini jumlah kasus pasien positif Covid-19 dari awal hingga saat ini, terdapat 309 orang.
Dari ratusan pasien ini, 257 orang dinyatakan sembuh dan 27 orang di isolasi serta 21 orang diantaranya masih dilakukan isolasi mandiri dan empat diantaranya meninggal dunia karena positif Covid-19.
“Meski update hari ini, ada penambahan sebanyak empat pasien positif Civid-19. Namun, hari ini juga terdapat 16 warga Kabupaten Sukabumi yang sebelumnya positif Covid-19, telah dinyatakan sembuh oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi.
16 pasien yang sembuh dari paparan virus itu berasal dari Kecamatan Sukaraja, Cicurug, Gunungguruh, Cidahu, Cisaat, Cibadak, Caringin, Parungkuda dan Kecamatan Nagrak,” pungkasya. (Den)






