KABUPATEN SUKABUMI

Paguron Danur Wenda Lestarikan Pencak Silat

×

Paguron Danur Wenda Lestarikan Pencak Silat

Sebarkan artikel ini

Sementara itu, Kepala Desa Sasagaran, Udan Abdullah mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi terhadap sikap warganya yang telah melestarikan pencak silat yang merupakan kesenian tradisional budaya sunda. Untuk itu, ia berharap kepada paguron tersebut agar dapat mengembangkan pencak silat ini baik didaerah-daerah, hingga ke pelosok perkampungan.

Saya harap kepada paguron Danur Wenda Sukabumi Pusat ini, untuk mengembangkan pencak silat. Lakukan pelatihan-pelatihan disana, sehingga pencak silat ini selain menjadi tradisi juga dapat mengharumkan nama baik Desa Sasagaran,” katanya.

Bank bjb Tandamata

Disamping itu, dirinya juga berharap kepada paguron Danur Wenda Sukabumi Pusat untuk terus bersatu dan mengembangkan pencak silat ini.

“Yang jelas pencak silat sudah menjadi suatu olahraga belah diri yang menjadi kebanggaan kita. Untuk itu, pemerintah desa berencana akan membantu paguron ini dalam penyediaan sarana dan prasarana keseniannya.

Saya berharap, keberadaan pencak silat ini selain untuk olah raga juga harus bisa mendongkrak prestasi. Sehingga dalam kiprahnya mereka dapat membawa nama baik Desa Sasagaran,” paparnya.

Ditempat yang sama camat Kebonpedes, Tam-Tam, mengatakan, paguron pencak silat Danur Wenda harus terus dilestarikan. Lantaran, pencak silat yang berdiri sejak zaman penjajahan Belanda ini, telah digunakan oleh para pejuang untuk ikut memerdekakan Republik Indonesia.

“Saya berharap paguron ini semakin berkembang dan menjadi kebanggaan warga Kecamatan Kebonpedes, terutama dalam melestarikan seni budaya pencak silat,” pungkasnya.

 

(cr13/d)