“Iya pak banyak yang nyari obat antivirus itu, sedangkan stok yang ada pada kamu terbatas,bahkan untuk Oseltamivir dan Favipiravir tidak tersedia,” jelasnya kepada Radar Sukabumi, Senin (28/7/2021).
Ramainya masyarkat yang mencari obat tersebut, setelah pemerintah pusat memberikan rekomendasi kepada masyarkat yang sedang melakukan isolasi mandiri agar dapat mengkonsumsi obat-obat antivirus tersebut. “Banyak yang nanya itu setelah ada anjuran untuk dapat mengkonsumsi obat itu, sehingga masyarakat mencarinya,” tandasnya.




