KABUPATEN SUKABUMI

Ngantuk, Mobil Dadang ‘Cium’ Tiang Listrik

CIKAKAK — Sebuah mobil Xenia bernomor polisi B 1149 TIH tiba-tiba menyeruduk tiang listrik di Jalan Raya Cisolok, Kilometer 7, tepatnya di Kampung Sukawayana, Desa/Kecamatan Cikakak,  (22/1).

Berdasarkan informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, peristiwa kecalakaan tunggal ini, bermula saat mobil yang dikemudikan Dadang Damiri (62) warga asal Kampung Rawa II, Rt (7/3) Kebon Jeruk, Jakarta Barat, melaju dari arah Palabuhanratu menuju Cisolok.

Namun setiba di lokasi kejadian, tepatnya di jalan yang menikung, mobil yang dikemudikannya tiba-tiba kehilangan kendali dan langsung menghantam tiang listrik sekira pukul 09.25 WIB.

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Kanit Laka Lantas) Polres Sukabumi, Iptu Nandang Hermawan mengatakan, saat mendapatkan laporan kasus kecelakaan lalu lintas ini, pihaknya langsung mengintruksikan sejumlah anggotanya untuk meninjau lokasi kejadian dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Berdasarkan olah TKP dan pemeriksaan beberapa saksi, peristiwa laka lantas ini diduga karena sang sopir mengantuk saat mengemudikan kendaraannya, sehingga hilang kendali dan oleng ke sebelah kiri badan jalan hingga menghantam pohon yang berada di bahu jalan.

Setelah itu, mobil tersebut masih terus malaju dan akhirnya berhenti setelah menyeruduk tiang listrik yang berada di bahu jalan,” kata Nandang kepada koran ini,  (22/1).

Loading...

Menurut Nandang, bila mobil Xenia itu tidak menghantam tiang listrik, besar kemungkingan akan menyeruduk para pedagang yang berjualan di sektiaran lokasi kejadian.

“Tidak ada korban jiwa dalam laka lantas ini. Hanya saja, sang sopir dan satu penumpangnya yang duduk di kursi depan mengalami luka memar dan luka serut di bagian tangan dan pipi akibat terbentur saat mobil tersebut menghantam pohon dan tiang listrik,” bebernya.

Saat ini, sang sopir dan seluruh penumpangnya mengalami trauma dan tengah berada di Puskesmas Citarik untuk mendapatkan tindakan tim medis. “Sementara untuk jumlah kerugiannya, ditaksir mencapai Rp20 juta,” pungkasnya. (den/d)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button