Menurutnya, kondisi kurangnya penerangan jalan ini dikhawatirkan memicu tindakan kejahatan.Semisal, pencopetan dan kejahatan lainnya serta kecelakaan lalu lintas.
“Apalagi di daerah sekitar taman yang memang belum terpasang PJU, khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ucapnya.
Dirinya mengharapkan, dalam waktu dekat pemerintah terkait bisa segera merealisasikan pemasangan PJU guna mempermudah masyarakat ketika malam hari dan meminimalisir tindakan kejahatan.
“Saya harap, pada 2019 ini semua ajuan bisa ditanggapi secara serius oleh pemerintah. Kami ajukan 11 PJU,” tandasnya.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Karangtengah, Ujang Lukman (25) mengaku, dirinya merasa was-was ketika melalui Jalan Raya Karangteng karena minimnya penerangan jalan.
“Ya dengan kurangnya penerangan bisa saja menjadi kesempatan bagi pelaku kejahatan. Kami harap sepanjang jalan ini dipasang PJU,” harapnya.
(Bam/d)





