Sementara itu, Kapolsek Kebonpedes, Resor Sukabumi Kota, IPTU Tommy Ganhany Jaya Sakti mengatakan, antusias masyarakat Desa Kebonpedes dalam memeriahkan pergantian tahun baru Islam 1445 H ini, karena tahun-tahun sebelumnya aktivitas masyarakat di batasi karena pendemi Covid-19.
“Nah, memang mungkin mengingat situasi pandemi sudah berakhir, jadi situasinya endemi saat ini masyarakat cukup antusias menyambut kegiatan tahun baru 1 Muharram ini,” kata Tommy.
Selaku pihak keamanan, sambung Tommy, Polsek Kebonpedes bekerja sama dengan TNI, untuk melakukan pengamanan yang cukup intensif dan optimal. Karena, pawai obor di wilayah Desa Kebonpedes cukup banyaknya pesertanya. Sebab itu, sesuai dengan kebijakan pimpinan Kapolres Sukabumi Kota, ia diperintahkan untuk mengamankan kegiatan ini, baik terbuka maupun tertutup di lokasi-lokasi yang dijadikan rute pawai obor.
“Kami seluruhnya bergerak personel dari Polsek Kebonpedes hanya 14 personel, kami turunkan full semua agar upaya kami setidaknya meminimalisir terjadinya gangguan Kamtibmas selama kegiatan masyarakat ini,” bebernya.
Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, Polsek Kebonpedes juga melakukan upaya imbauan secara persuasif melalui pengeras suara. Ini dilakukan agar masyarakat peserta pawai obor, dapat menjaga keselamatan diri dan teman temannya yang berada di depan atau samping kiri. Karena, yang dibawa mereka obor ada apinya. Sehingga mereka sangat berhati-hati dalam memegang obor dan melakukan aktivitasnya, sehingga tidak menimbulkan gangguan. “Alhamdulillah, sementara ini cukup kondusif,” ujarnya.
Sementara, terkait pengamanan arus lalu lintas, Polsek Kebonpedes melakukan pengaturan buka tutup di sepanjang ruas Jalan Raya Cimuncang – Baros, Kecamatan Kebonpedes. “Iya, karena memang luar biasa ini pesertanya, kami upayakan untuk membuka sementara, kemudian menutup sementara. Sehingga arus lalu lintas tetap berjalan,” pungkasnya. (Den)






