KABUPATEN SUKABUMI

Mengenal Kreativitas Karang Taruna Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi

×

Mengenal Kreativitas Karang Taruna Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi

Sebarkan artikel ini

“Karena berbahan dasar organik yakni singkong, ethanol yang digunakan untuk bahan bakar kompor bahenol tidak menguap seperti bahan lainnya seperti alkohol, spirtus dan bensin,”katanya.

Tetapi panasnya sama seperti kompor gas, apinya biru jika kena matahari tidak akan kelihatan. “Untuk merebus satu panci air untuk membuat kopi atau mie rebus hanya membutuhkan waktu 5 menit saja,” tuturnya.

Bank bjb Tandamata

Proses pengerjaan kompor bahenol melibatkan anggota Karang Taruna Kelurahan Citamiang. Dalam satu hari, satu orang pekerja bisa membuat beberapa unit kompor bahenol. Karena, pembuatannya tidak terlalu sulit, pembuatan satu unit kompor bisa diselesaikan dalam jangka waktu satu jam.
“Saya melibatkan kelompok pengrajin dalam proses pembuatannya, menularkan ilmu yang saya punya untuk mereka sekaligus mengurangi pengangguran,” imbuhnya.

Dari hasil penjualan kompor, per bulan dirinya mampu meraup hingga jutaan rupiah. Yakni, dikisaran Rp5 juta sampai Rp6 juta. Berkat inovasinya, pada 2017 lalu, pihaknya berhasil menoreh Juara II Teknologi Tepat Guna Tingkat Kota Sukabumi.

“Saya harap, ke depan bisa lebih baik lagi dalam penjualannya karena saat ini penjualannya lagi berkurang, per harinya paling bisa menjual empat sampai tiga unit,”tandasnya.(*/t)