Tahap pembangunan ditargetkan berlangsung April–Juni, dilanjutkan Juli–Agustus, serta tahap ketiga hingga akhir tahun. Dengan capaian saat ini, Sendi optimistis pembangunan dapat rampung lebih cepat. “Kemungkinan besar bisa selesai sekitar September, bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.
Meski demikian, kebutuhan pembangunan rumah masih cukup besar. Dari total 86 unit, masih terdapat kekurangan yang terus diupayakan melalui berbagai sumber pendanaan. Pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas 3,5 hektare dengan status legal dan siap bangun. “Kami membuka peluang bagi pihak mana pun yang ingin berkontribusi. Lahan sudah siap dan clear and clean, tinggal bagaimana kita bersama-sama menghadirkan kebaikan untuk masyarakat,” tandasnya.
Program ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi hunian bagi korban bencana, tetapi juga menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam membangun kembali kehidupan yang lebih layak.(ndi/d)






