Lebaran, BBM dan Elpiji di Sukabumi Aman

BBM
Para pengendara saat ngantri untuk mengisi BBM di salah satu SPBU yang ada di wilayah Kabupaten Sukabumi.

SUKABUMI – Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) maupun penggunaan gas elpiji jelang lebaran Idulfitri 1443 Hijriah diprediksi akan mengalami lonjakan yang signifikan.

Untuk memangantisipasi kelangkaan BBM maupun elpiji, PT Pertamina (Persero) dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Sukabumi, mengklaim akan menambah kuota alokasinya.

Bacaan Lainnya

Ketua Hiswana Migas Sukabumi, Yudha Sukmagara mengatakan, pihaknya memastikan stok dan distribusi BBM serta gas elipiji akan terkendali dan cukup untuk menghadapi libur panjang Lebaran 2022.

“Stok Elpiji dalam kondisi aman dan juga ditambah sekitar 20 persen alokasinya oleh Pertamian dalam rangka untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat yang meningkat di Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah,” kata Yudha kepada Radar Sukabumi, Kamis (28/04).

Setiap Lebaran, sambung Yudha, sudah dipastikan kebutuhan gas elpiji di Sukabumi akan meningkat dari bulan-bulan biasanya.

Baik itu elpiji subsidi tiga kilogram maupun elpiji 12 kilogram. “Sehinga ada penambahan kuota yang diberikan oleh Pertamina untuk wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

Sementara untuk BBM, kata Yudha lagi, saat ini dinilai masih dalam kondisi aman yang ada di setiap 40 SPBU di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi. Baik untuk ketersedian BBM jenis Pertamax maupun Pertalite serta jenis lainnya.

“Untuk BBM juga sama, akan ada penambahan kuotanya dari Pertamina. Namun, jumlah pastinya kami belum tahu,” paparnya.

Yudha juga mengaku khawatir soal pengiriman BBM dari depot ke Sukabumi. Sebab pengiriman BBM yang ada di seluruh SPBU Kota dan Kabupaten Sukabumi berasal dari wilayah Padalarang.

Kekhawatirannya, tidak lain soal kemacetan arus lalu lintas baik pada saat jelang dan pasca lebaran.

Maka, salah satu solusinya, Pertamina bersama dengan Hiswama Migas Sukabumi mempersiapkan full kantong BBM yang ada di setiap SPBU di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi.

“Jadi nantinya supaya tidak ada keterlambatan pengiriman dan di stanby kan tangki-tangki di tempat-tempat tertentu, sehingga bisa langsung dikirimkan di SPBU-SPBU yang dikawatirkan penjualanya meningkat karena arus mudik juga arus balik,” bebernya.

Selain itu, di setiap SPBU yang menjadi lintasan jalur wisata yang di Sukabumi juga akan disipakan stok BBM yang tersedia.

Bahkan, Pertamina dan Hiswana Migas Sukabumi juga sudah memberikan imbauan kepada seluruh pengusaha SPBU di Sukabumi untuk mempersiapkan stok di setiap tangki pendam.

“Iya, mereka agar tidak ada kekurangan stok BBM di SPBU masing-masing,” timpalnya.

Sementara itu, Executive General Manager Pertamina Regional Jawa Bagian Barat, Waljiyanto menjelaskan, PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga ketersediaan energi masyarakat jelang Idul Fitri 1443 Hijriah.

“Selain memastikan stok BBM dan LPG dalam posisi yang sangat aman, selama bulan Ramadhan 1443 H Pertamina memberikan layanan tambahan dengan menyiapkan modular, SPBU Kantong dan Motorist Pengantar BBM pada masa Satgas Ramadhan Idul Fitri kali ini,” katanya.

Dia menambahkan, meskipun gejolak geopolitik Rusia-Ukraina masih terjadi dan harga minyak dunia naik tajam sampai dengan saat ini.

Harga Biosolar dan Pertalite yang mendominasi market share sebanyak 84 persen “Dan di Indonesia pun masih tetap sama, begitupun dengan Elpiji tiga kilogram yang harganya tidak naik,” jelasnya.

Area Manager Communication, Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan mengatakan, bahwasanya Tim Satgas RAFI yang dibentuk Pertamina akan terus memonitor penyaluran energi, agar berjalan dengan lancar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Jawa Bagian Barat.

“Kami pastikan stok BBM di wilayah Jawa Bagian barat dalam Kondisi yang aman dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode mudik ini begitupun dengan elpiji,” katanya.

Untuk wilayah Jawa Bagian Barat, pasokan BBM dan elpiji LPG disalurkan dari Fuel Terminal Ujung Berung, Fuel Terminal Cikampek, Fuel Terminal Padalarang, Fuel Terminal Tasikmalaya, Integrated Terminal Balongan, dan Fasilitas LPG Cirebon.

Bukan hanya itu, PT Pertamina juga menyediakan layanan tambahan BBM di jalur potensial meliputi jalur tol, jalur wisata, dan jalur lintas utama, berupa SPBU Siaga, Agen dan  Outlet LPG Siaga, Kiosk Pertamina Siaga, Motorist, Mobil tangki stand by, dan fasilitas kesehatan.

“Kami yakin layanan bisa mempermudah kegiatan mudik masyarakat agar terlaksana dengan aman, nyaman dan lancar.

Apabila masyarakat memiliki pertanyaan seputar produk dan kendala terkait Pertamina maka dapat menghubungi layanan Call Center Pertamina 135 yang akan melayani selama 24 jam,” pungkasnya. (den/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.