Selain itu, kondisi pelaksanaan dimasa pademi Covid-19 juga bedampak terhadap angka partisipasi pemilih. karena memang pada pemilihan bupati 2020 lalu pendemi covid-19 masih merupakan hal yang baru bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.
“Ya, termasuk pendemi Covid-19, itu juga menjadi alasan pemilih yang memilih diam dirumah daripada datang ke TPS pada Pilbup lalu,” ujarnya.
Meri berharap, harapan kami setelah adanya kegiatan ini mudah-mudahan dipemilu 2024 partisipasi bisa meningkat, melampui target. selain itu, pengatahuan yang membangun kesadaran pemilih di Kabupaten Sukabumi juga meningkat.
“KPU RI juga menggagas program desa peduli pemilu, diamana kedepannya bisa saja dibentuk relawan disetiap desa dengan harapan pemahaman masyarakat tentang kepemiluan meningkat,” pungkasnya. (upi/d)




