KABUPATEN SUKABUMI

Kobong Santri di Cikembar Hangus Terbakar

RADAR SUKABUMI — Diduga korsleting listrik, bangunan kobong santri milik Ponpes Darul Adzom, tepatnya di Kampung Cicadas, RT 2/11, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, hangus terbakar.

Meski tidak ada korban jiwa, namun akibat bencana kebakaran ini, korban mengalami kerugian materil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Plt Sekretaris Kecamatan Cikembar, Dading mengatakan, berdasarkan laporan petugas di lapangan,kebakaran yang terjadi pada Kamis (30/4) pukul 23.00 WIB ini, api diduga berasal dari korsleting listrik.

“Saat kejadian, kondisi pondok itu, tengah dalam keadaan sepi. Lantaran, para santri tengah melakukan tadarusan di salah satu masjid yang ada di wilayah desa tersebut,” jelas Dading kepada Radar Sukabumi, Jumat (1/5).

Api cepat menjalar. Lantaran, bangunan pondok yang diisi oleh enam santri Ponpes Darul Adzom itu, terbuat dari material mudah terbakar.

Sehingga dan kurun waktu 30 menit lamanya , bangunan yang memiliki ukuran 6 x 3 meter itu, hangus dilalap si jago merah hingga nyaris rata dengan tanah.

“Saat kejadian, warga dan pemerintah desa setempat sudah berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, upayanya tidak berhasil. Lantaran, saat memadamkan api, kondisi api sudah membesar,” paparnya.

Setelah mengetahui peristiwa kebakaran ini, dirinya mengaku langsung menginstruksikan sejumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kacamatan Cikembar untuk meninjau lokasi kejadian berupaya membantu membersihkan materil bangunan yang hangus terbakar itu.

“Berdasarkan laporan petugas dilapangan, api bencana ini mereka mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta. Lantaran, seluruh isi kobong seperti kitab-kitab dan pakaian mereka tidak ada yang tersisa dilalap si jago merah,” bebernya.

Saat ini, pemerintah Kecamatan Cikembar tengah melakukan komunikasi dengan pemerintah Desa Bojongraharja untuk melaporkan peristiwa bencana itu kepada pimpinannya dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi.

“Kita sudah melaporkan mengenai bencana ini kepada pimpinan. Mudah-mudahan, dalam waktu dekat ini dapat segera turun bantuan untuk meringankan beban santri yang menjadi korban kebakaran ini,” pungkasnya. (den/d)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button