“Sebab potensi kita sangat kaya sekali. Maka saya harap tidak hanya delapan produk saja, ke depan ada banyak produk-produk UMKM lainnya lagi yang dapat dipasarkan di tingkat ritel,” tutur Riyadi.
Untuk pembinaan, kata Riyadi lagi, ada dinas terkait yang melakukan pembinaan. Yakni Dinas Koperasi dan UMKM dan Dinas Perdagangan dan Industri. Kedua dinas tersebut terus melakukan pembinaan secara rutin terhadap pelaku UMKM secara teknis pemasaran hingga produksi produk.
“Ya kita berharap produk UMKM Kabupaten Sukabumi bisa go internasional. Tentu salah satunya lewat bantuan Indomaret,” ujar Riyadi.
Sementara itu, Deputy Branch Manager Indomaret Cabang Bogor 1 Ferry Suharijanto mengucapkan terima kasih atas apresiasi dan dukungan yang diberikan Pemerintah Kabuapten Sukabumi. Menurutnya, Indomaret hadir sebagai pembeda yang berharap dapat memberikan inspirasi terhadap masyarakat.
“Kita butuh karakter. Kita sadar diri bahwa kita butuh keterlibatan banyak orang. Seperti di Kabupaten Sukabumi, kami ingin menjadi pionir yang mendukung produk UMKM di Kabupaten Sukabumi agar rekan-rekan kami juga bisa melakukan hal serupa. Supaya masyarakat atau konsumen berkembang dan mengetahui bahwa ternyata ada produk-produk terbaik anak negeri yang dipasarkan di Indomaret,” kata Ferry saat diwawancarai Radar Sukabumi.
Dalam proses pemasaran, kata Ferry lagi, pihaknya terlibat langsung dalam peninjauan. Salah satu yang harus diperhatikan adalah pelaku UMKM harus mematuhi peraturan pemerintah, salah satunya komposisi bahan yang digunakan.
“Yang kedua, uji kemasan. Sering kali kalau bicara UMKM itu kemasannya diikat dengan tali rapiah. Itu mindset yang lama. Nah sekarang ini, kami dituntut oleh pemerintah untuk mematuhi aturannya. Seperti PIRT dan halal,” papar Ferry.
Ferry juga mengatakan, ada banyak pelaku UMKM yang ingin memasarkan produknya di Indomaret. Pihaknya berharap bisa mengakomodir permintaan tersebut, namun secara bertahap dan melalui berbagai proses.
“Kami berharap bisa menambah jumlah produk UMKM di Kabupaten Sukabumi. Supaya konsumen tidak jenuh atas produk yang kami jual. Jadi kami berharap juga, Indomaret ada karakter yang berbeda. Sehingga ke depan bisa menambah varian. Harus yang mengusung kearifan lokal,” harap Ferry.
Dalam kegiatan Launching Produk UMKM Kabupaten Sukabumi, juga dilakukan trial belanja produk UMKM Kabupaten Sukabumi dengan sistem pembayaran via i.saku. Selain itu, Assda Ekbang Kabupaten Sukabumi Achmad Riyadi juga berkesempatan berbelanja produk-produk yang dijual di Indomaret, khususnya produk yang identik dengan bulan puasa. (izo)




