Sementara itu, seorang korban bencana gempa, Empip (36) Kampung Lebak Muncang, RT 2/4, Desa/Kecamatan Pabuaran mengatakan, saat kejadian gempa, pihaknya tengah berada dirumahnya bersama keluarganya. Namun, pada Selasa (23/1) sekira pukul 13.20 WIB, ia dikagetkan dengan getaran hingga dinding dan genting rumahnya mengalami kerusakan.
“Saat itu, saya bersama anak-anak langsung berhamburan keluar rumah. Karena, melihat dinding saat guncangan itu, langsung retak dan genting pada jatuh,” jelasnya.
Setelah kejadian tersebut, Empip bersama keluarganya selain mengevakuasi sejumlah peralatan rumah tangga juga telah meninggalkan rumah miliknya yang berukuran sekitar 5 kali 12 meter itu.
“Saya tidak berani lagi tinggal disini. Karena, bangunannya takut ambruk. Untuk itu, seluruh keluarga saat ini tinggal di rumah kakak ipar. Saya ucapkan banyak terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh Kementrian Sosial karena bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” pungkasnya. (cr13/e)



