KemenESDM Pasang PJU-TS di Pelosok Sukabumi

PJU-Tenaga-Surya
Kementerian ESDM RI, Hendra Iswahyudi saat peresmian dan serah terima PJUTS bersama anggota DPR RI Ribka Tjiptaning dan petugasDishub Kabupaten Sukabumi di Kampung Bojongringkung, Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes pada Sabtu (19/11).

SUKABUMI – Ratusan unit Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) sudah terpasang di daerah pelosok Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Hal demikian, disampaikan Direktur Perencaan dan Pembangunan Infrastruktur Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi pada Kementerian ESDM RI, Hendra Iswahyudi saat peresmian dan serah terima penerangan jalan umum tenaga surya (PJUTS) bersama anggota DPR RI Ribka Tjiptaning di Kampung Bojongringkung, Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes pada Sabtu (19/11).

Bacaan Lainnya

“Saat ini, di Kota dan Kabupaten Sukabumi sudah ada 350 PJU-TS yang dibangun dari kebutuhan 1200 PJU-TS,” kata Hendra kepada Radar Sukabumi pada Sabtu (19/11).

Masih kata Hendra, keberadaan PJU TS selain dapat menerangi kawasan pedalaman, juga dapat menjadi salah satu solusi untuk mengakses tenaga listrik di daerah yang sulit terjangkau jaringan PLN. “Selain itu, PJU-TS juga berpotensi menambah pendapatan asli daerah (PAD),” ujarnya.

Pihaknya menilai, dengan dipasangnya PJU-TS ini, dirasa sangat mendukung dengan pengembangan energi terbarukan. Termasuk energi surya. Terlebih lagi, untuk di wilayah Sukabumi ini sebagian besar menggunakan tenaga surya.

“Sehingga hasil dari pajak ini masih ada sisa GEP yang jadi penerimaan daerah, karena endingnya berfungsi untuk menghemat pengeluaran dan menambah pendapatan PAD,” paparnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pemberian PJU-TS kepada pemerintah Kota dan Kabupaten Sukabumi ini, diharapkan dapat dirawat dan dijaga sebaik mungkin. Untuk itu, apabila menemukan kerusakan pada PJU-TS di kemudian hari, maka disarankan agar segera melaporkan ke Kementrian ESDM.

“PJU-TS ini, akan kita garansikan selama lima tahun kedepan. Iya, makanya jika ada gangguan. Seperti lampunya mati atau tidak nyala, mohon disampaikan kepada kami dan akan kami laporkan ke penyedia agar dibetulkan,” paparnya.

Ketika disinggung mengenai tingginya kebutuhan penerangan jalan umum di daerah pelosok Kota dan Kabupaten Sukabumi hingga mencapai 12000.

Pihaknya menjawab, bahwa dirinya akan segera membahas hal tersebut bersama DPR RI Komisi VII. “Ini harus dilakukan karena, pembangunan PJU-TS ini berhubungan dengan anggaran dan yang paling penting harus tepat sasaran,” imbuhnya.

Menurutnya, pembahasan untuk memenuhi kebutuhan penerangam jalan umum ini, harus dilakukan antara Kementrian ESDM dengan DPR RI Komisi VII. Karena komisi tersebut memiliki hak badgeting. Terlebih lagi, untuk implementasi pembangunan dilapangannya menggunakan uang yang berasal dari masyarakat.

“Jadi dari rakyat untuk rakyat. Makanya, PJU-TS ini akan dipasang di daerah 3T. Yakni, tertinggal, terdepan dan terluar,” timpalnya.

Kementerian ESDM
Kementerian ESDM RI, Hendra Iswahyudi saat peresmian dan serah terima PJUTS bersama anggota DPR RI Ribka Tjiptaning dan petugasDishub Kabupaten Sukabumi di Kampung Bojongringkung, Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes pada Sabtu (19/11).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *