KABUPATEN SUKABUMI

Kadisnakertrans Dituntut Mundur

×

Kadisnakertrans Dituntut Mundur

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Belum lama ini, soal tenaga kerja dan perusahaan yang diduga melanggar aturan di Kabupaten Sukabumi menjadi perhatian publik. Bahkan, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Sukabumi (PB Himasi) langsung melakukan aksi unjuk rasa ke Pendopo Kabupaten Sukabumi di Jalan Ahmad Yani, Kota Sukabumi, kemarin (30/5).

Dalam aksinya, para mahasiswa membawa spanduk yang berisi penagihan janji kepada pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi. Para aktivis ini menilai, persoalan yang muncul akhir-akhir ini merupakan bentuk kegagalan dari Disnakertrans.

Bank bjb Tandamata

“Kami menuntut supaya Bupati Sukabumi mencopot Kepala Disnakertrans karena telah gagal dalam menangani persoalan soal buruh dan perusahaan di Kabupaten Sukabumi,” ujar Koordiantor Lapangan, Ibnu Habiburahman kepada Radar Sukabumi.

Salah satu bukti kegagalan dinas ialah soal tenaga kerja asing (TKA) ilegal di PT Cijambe Indah yang telah diamankan petugas namun tidak jelas penanganannya. “Terlebih soal upah buruh CV BAS di Cikembar yang sampai ini belum juga dibayarkan. Ini adalah bukti dari sekian banyak kegagalan dinas yang menangani buruh dan perusahaan,” akunya.

Karena hal itu, Ibnu berharap Bupati Sukabumi mengevaluasi kinerja Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi dan segera mencobot dari jabatannya. “Kami minta supaya Kepala Disnakertrans diganti,” tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinaskertrans Kabupaten Sukabumi, Lina Evlin Marlina menepis pernyataan mahasiswa yang menyebut instansinya lalai menangani Tenaga Kerja Asing (TKA) ilegal di PT Cijambe Indah. Lina berdalih, pihaknya sudah melakukan penanganan sesuai prosedur. “Kami sudah mengunjungi PT Cijambe Indah untuk mencari tahu dua orang TKA illegal,” akunya.