“Kerusakan yang terjadi selain bangunan ruang kelas, kegiatan belajar mengajar terganggu, juga material didalam bangunan seperti, kursi, meja belajar dan barang lainnya rusak tertimpa metarial atap yang ambruk,” imbuhnya.
Masih kata Dandi, adanya peristiwa tersebut, Ia langsung berkordinadi dengan jajaran forum komunikasi pimpinan kecamatan Simpenan, bersama perangkat desa, Satpol pp, dan unsur terkait lainnya melakukan pengecekan guna pendataan sebagai upaya penanganan sementara.
“Serta memberikan himbauan kepada masyarakat sekitar agar tetap waspada karena sekarang mulai memasuki musim penghujan,” bebernya.
“Untuk kebutuhan mendesak terpal untuk menutup bangunan yang ambruk, saat ini masyarakat beserta pemerintah setempat gotong royong membersihkan puing-puing sisa bngunan yang roboh dan membersihkan dengan alat seadanya,” tandasnya. (Ndi)






