Lebih lanjut dirinya mengatakan, sebuah tatanan masyarakat untuk menjadi makmur itu tidak bisa seperti membalikan telapak tangan, tentunya harus dengan program yang berkesinambungan yang langsung menyentuh masyarakat, yang mana dengan kegiatan terus menerus akan mendarah daging di pikiran masyarakat.
Saat ini baldatun memang fokus kepada pembangunan SDM, pasalnya akan jadi sia-sia sebuah daerah maju tanpa dibangun SDM yang berkualitas terlebih dahulu.
“Tentunya, kadar kualialitas bagi Kabupaten Sukabumi yang mayoritas muslim adalah SDM terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang religius, maju dan inovatif menuju masyarakat sejahtera lahir dan batin, sesuai dengan visi misi Kabupaten Sukabumi, “terangnya.
Untuk itu, setiap kali Jumling orang yang diketahui sebagai Ketua KOMWIL PPS-SMI Sukabumi ini meminta kepada para anak yatim yang didatangi agar mendoakan Kabupaten Sukabumi makmur, yang mana sesuai dengan keterangan Nabi Muhammad jika memakmurkan anak yati maka akan makmur juga warga yang memakmurkan anak yatim.
“Nah konteks, memakmur anak yatim ini saya jadikan pintu masuk agar masyarakat Kabupaten Sukabumi Makmur, analoginya ketika kita mau masuk ke sebuah rumah yakni kemakmuran harus melalui pintu itu sendiri tidak bisa lewat jendela, makanya baldatun mencoba masuk ke ranah makmur ini dengan menyantuni anak yatim, “tegasnya. (adv/*)






