KABUPATEN SUKABUMI

Jembatan Linggamanik Rusak Parah

JAMPANGTENGAH -Warga Desa Nengerang, Kecamatan Jampangtengah, gotong royong memperbaiki jembatan Linggamanik yang kondisinya kian memprihatinkan. Pasalnya, jembatan yang terbuat dari kayu ini, selain kondisinya licin dan berbolong, juga mengancam keselamatan warga yang hendak melintas.

“Jembatan ini nyaris ambruk dan tidak bisa dilalui. Karena sudah bertahun-tahun tidak pernah diperbaiki. Untuk itu, warga langsung secara swadaya memperbaiki jembatan ini,” jelas Ketua Balai Rakyat Desa Nangerang, Abdilah Asmara kepada Radar Sukabumi, Kamis (7/6).

Kondisi jembatan Linggamanik sambung Abdilah, jika tidak segera diperbaki dikhawatirkan dapat menyebabkan kecalakaan. “Memang sampai saat ini belum ada korban jiwa, tapi tidak sedikit warga yang jatuh ke dalam sungai Cikurutug, saat melintasi jembatan ini,” paparnya.

Jembatan yang dibangun sekitar 10 tahun silam ini, apabila roboh akan berdampak terhadap aktivitas ratusan kepala keluarga (KK) di Desa Nengerang menjadi tidak maksimal. “Jembatan Linggamanik ini selalu dipergunakan warga untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Jika musim hujan, karena kondisinya licin, banyak warga yang terperosok. Bahkan, pada beberapa bulan yang lalu, kendaraan roda empat bermuatan batu yang tengah melintas, terperosok hingga AS-nya patah,” paparnya.

Sebab itu, warga Desa Nanggerang berharap kepada pemerintah dapat segera memberikan bantuan untuk pembangunan jembatan tersebut. Pasalnya, perbaikan yang dilakukan swadaya masyarakat ini, dinilai tidak akan bertahan lama.

“Perbaikan jembatan ini besar kemungkinan tidak akan kuat. Sebab, kami hanya melakukan penggantian pada balok kayu yang sudah rapuh dan menjadi alas jembatan,” ujarnya.

1 2Laman berikutnya
Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button