“Kalau dulu sebelum saya menjabat, mungkin ada CSR. Tapi sejak saya menjabat, saya belum melihat adanya kegiatan pembangunan fisik dari CSR PT Pratama Abadi Industri. Kami berharap perusahaan bisa lebih peduli dan berkontribusi terhadap pembangunan desa, apalagi jalan yang digunakan karyawan dan masyarakat sudah rusak,” tambahnya.
Bambang juga menyebut pernah menghadiri kegiatan sosial yang diadakan oleh PT Pratama Abadi Industri, seperti santunan yatim piatu, bantuan untuk panti jompo, dan sunatan massal. Namun ia belum dapat memastikan apakah kegiatan tersebut merupakan bagian dari program CSR perusahaan atau inisiatif dari serikat pekerja SPSI.
“Saya juga sudah berkomunikasi dengan pihak Humas PT Pratama Abadi Industri untuk meminta bantuan pengaspalan jalan. Tapi sampai sekarang belum ada tanggapan,” tandasnya.
“Masyarakat berharap, ke depan, kedua perusahaan besar ini, dapat menjalankan program CSR secara transparan, berkesinambungan, dan berdampak nyata bagi warga lokal, khususnya yang tinggal di sekitar kawasan industri,” pungkasnya. (den/d)






