“Untuk itu, saya berharap pemerintah daerah dapat segera membangun kembali jalan ini.
Sehingga laju pertumbuhan ekonomi warga tidak terganggu,” kata Ujang kepada Radar Sukabumi, Senin (16/4).
Amblasnya jalan penghubung dua desa ini, mengakibatkan pertumbuhan faktor ekonomi warga terganggu.
Untuk sementara, ia bekerjasama dengan warga membangun jalan tersebut dengan cara gotong royong.
“Saat ini kami tengah membangun kembali tembok penahan tanah yang amblas tergerus longsor itu. Sebab jika tidak segera dibangun, dapat mengancam keselamatan warga,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dusun (Kadus) Cibuyung, Andi Suhandi mengatakan, saat ini jalan tersebut tidak bisa dilintasi kendaraan roda empat.





