KABUPATEN SUKABUMI

Irigasi Rusak 5 Tahun, Petani Padabeunghar Mengaku Rugi Miliyaran

×

Irigasi Rusak 5 Tahun, Petani Padabeunghar Mengaku Rugi Miliyaran

Sebarkan artikel ini
TERLANTAR : Salah seorang petani saat menunjukan lahan persawahan yang terlantar dan dipenuhi tanaman rumput akibat irigasi rusak di Kedusunan Leuwi Peundeuy, Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah.
TERLANTAR : Salah seorang petani saat menunjukan lahan persawahan yang terlantar dan dipenuhi tanaman rumput akibat irigasi rusak di Kedusunan Leuwi Peundeuy, Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah.

“Iya, kalau ditotalkan kerugian petani itu, ada sekitar Rp2,8 miliar. Nilai kerugian ini, berdasarkan perhitungan para petani di Kedusunan Leuwi Peundeuy dan Kedusunan Padabeunghar, Desa Padabeunghar. Karena, hasil pertanian padi selama lima tahun itu, mencapai sekitar 4.687.500 kilogram gabah atau 4.687,5 ton gabah. Dalam satu tahunnya, 3 kali musim panen raya. Namun, semenjak irigasi itu rusak, petani tidak bisa menanam padi dan tanahnya dibiarkan terlantar,” bebernya. 

Bank bjb Tandamata

Warga dan para petani sangat berharap adanya perhatian dari pemerintah, baik daerah maupun pusat, untuk segera memperbaiki saluran irigasi tersebut. “Kalau tidak segera diperbaiki, dampaknya akan makin meluas. Ini menyangkut hajat hidup banyak orang. Kami mohon agar pemerintah segera turun tangan,” pungkasnya. (den/d)