Akibat keterlambatan tersebut, kegiatan Posyandu dihentikan sementara. Para kader menegaskan penghentian ini bukan bentuk mogok kerja, melainkan wujud kekecewaan dan keterbatasan mereka. Mereka berharap insentif segera dicairkan agar pelayanan kembali berjalan, terlebih Februari mendatang dijadwalkan pembagian obat cacing.
Kepala Puskesmas Warungkiara, Hudirimi, mengakui penghentian sementara kegiatan Posyandu berdampak langsung terhadap pemantauan kesehatan masyarakat, khususnya anak, balita, dan ibu hamil. Ia berharap permasalahan ini segera diselesaikan agar layanan Posyandu kembali optimal demi menjaga kesehatan ibu dan anak di Desa Mekarjaya. Untuk sementara, pemeriksaan dialihkan ke rumah bidan desa sebagai solusi darurat.(ndi/d)




