Warga Ciguha Tuding Pengaspalan Jalan Asal-asalan

“Lihat saja, tingginya ada sekitar 1 centimeter dan kondisi jalan sudah rusak lagi, padahal baru beberapa pekan terakhir. Ini bukti, pekerjaan tidak sesuai. Dan bila melihat fakta, ini bukan pengerasan melainkan tambal sulam,” bebernya.

Menurutnya, anggaran yang mencapai ratusan juta itu harusnya bukan lagi hanya pengerasan, melainkan pengaspalan. Sehingga, ia dan juga warga lainnya menduga proyek jalan itu sarat dengan Tipikor. “Ya kalau lihat begini, kami menduga ada indikasi korupsi. Warga berharap, pihak yang terkait segera turun tangan. Lakukan proses sebagaimana mestinya,” tandasnya.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Sekertaris Desa Jampangtengah Wawan Liandi, menjelaskan, pembangunan pengaspalan jalan di Kampung Cipeusing dan Kampung Ciguha sepanjang 800 meter dan lebar 2,5 meter ini, telah dikerjakan oleh TPK Desa Jampangtengah bidang pembangunan desa dengan menggunakan jasa dan tenaga masyarakat. Hal ini, dilakukan sebagai salah satu upaya pemerintah dalam melakukan pemberdayaan masyarakat sekitar.

“Karena dalam proses pengerjaannya tidak sesuai dengan sistem, maka hasil pengaspalannya pun tidak maksimal. Sehingga menyebabkan kontroversi dari masyarakat. Memang saat itu, kondisi jalan yang diperbaiki tidak merata,” katanya.


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *