Mei, Jalan Padabeunghar Diperbaiki

SEGERA DIPERBAIKI: Jalan Raya Padabeunghar - Jampangtengah akan segera diperbaiki pada Mei tahun ini.

JAMPANGTENGAH – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan Jalan Raya Padabeunghar – Jampangtengah akan diperbaiki tahun ini. Kini proses proyek pekerjaannya masih dalam tahapan lelang. Pemerintahan yang dipimpin Ridwan Kamil dan UU Ruhzanul Ulum ini meminta masyarakat supaya bersabar.

“Jalan ini akan kita bangun dengan rigid beton tahun ini. Prosesnya masih lelang,” ujar Kepala Sub Unit Pengelolaan Jalan dan Jembatan Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) Wilayah Pelayanan II Sukabumi Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, Dola Adrena Iskandar kepada Radar Sukabumi, kemarin (8/3).

Bacaan Lainnya

Dola memaklumi dengan aksi protes yang disampaikan warga Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah dengan menanam pohon pisang di tengah jalan. Menurutnya dengan kondisi jalan yang rusak, tidak hanya warga sekitar yang merasa tidak nyaman, pengguna jalan pun akan merasakan yang sama.

“Aksi warga ini bagian dari cara menyampaikan aspirasi. Ya wajar saja. Namun harus diketahui juga, pemerintah bukan berarti tidak memikirkan, namun ada tahapan yang harus ditempuh dalam hal kegiatan ini,” imbuhnya.

Soal anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan jalan ini, Dola belum bisa menyebutkan secara pasti. Namun yang jelas, anggaran perbaikan cukup besar sehingga pelaksanaannya pun harus melalui lelang. “Kita tunggu hasil lelang nanti. Sampai sekarang saya belum tahu itu,” akunya.

Meskipun demikian, Dola mengaku rencana perbaikan jalan ini akan dikerjakan pada panjang 4 kilometer. Lokasinya mulai di Pertigaan Cibatu, Desa Cibatu, Kecamatan Cikembar sampai jalan raya dekat Kantor Pusalatpur Marinir, Kecamatan Jampangtengah. “Panjang perbaikan ini tentunya disesuaikan dengan anggaran. Bertahap lah,” jelasnya.

Selain betonisasi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga akan menata drainase di sepanjang jalan tersebut. Ini supaya perbaikan jalan yang dilakukan tidak cepat rusak bila air hujan meluap. “Intinya kami akan maksimalkan pembangunan jalan raya ini. Drainase juga akan kami buatkan,” paparnya.

Sementara itu, seorang warga Kampung Cieumbe Lapang, Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah, Kirman (31) mengaku sempat tidak percaya dengan apa yang disampaikan pihak pemerintah. Namun setelah mendengar penjelasan, akhirnya ia dan warga lainnya pun percaya dan mencabut kembali semua pohon yang ditanam di tengah jalan.

“Saat mereka minta mencabut pohon pisang yang kami tanam di tengah jalan, awalnya kita acuhkan. Namun setelah mereka berjanji akan memperbaiki jalan ini, kami sepakat untuk mencabutnya,” jelasnya.

Apabila pemerintah provinsi Jawa Barat tidak menepati janjinya, maka warga Desa Padabeunghar sepakat akan memblokade ruas jalan raya tersebut. “Kita tunggu saja, apakah mereka berkomitmen terhadap janjinya apa tidak. Kalau berbohong, kita menggelar aksi dengan menutup jalan ini,” pungkasnya. (Den/d)

Pos terkait