Dalam sesi dialog, warga menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari percepatan sertifikasi, persoalan batas wilayah, hingga kendala teknis dalam pengajuan PTSL. Kegiatan ini dihadiri perwakilan kantor pertanahan, aparat desa, tokoh masyarakat, dan ratusan warga yang antusias.
Heri berharap masyarakat semakin memahami hak-haknya atas tanah dan aktif berpartisipasi dalam program pertanahan. “Keadilan agraria bukan hanya slogan, tapi harus kita wujudkan bersama,” pungkasnya.(den/d)





