“Saat ini mereka (para nelayan) mengeluhkan, tujuan pembangunan dermaga untuk mensejahterakan masyarakat dalam pendaratan perahu nelayan supaya aman dan nyaman, tidak kunjung usai,” terangnya.
“Dulu pas sudah dibangun anggarannya miliyaran, ternyata menjadi masalah bagi masyarakat, karena perahu nelayan tidak bisa mendarat, adanya bangunan yang mungkin kurang kajian sehingga pada saat ini tidak terpakai, kalau ini bener bener terkaji dari awal dengan baik, saya yakin ini bisa dimanfaatkan, tapi kenyataannya saat ini mangkrak,” tandasnya.
Pantauan di lapangan perayaan syukuran hari nelayan ke 26 diawali dengan karnaval dan arak arakan putri nelayan dengan diiringi ratusan bahkan ribuan masyarakat dimulai dari kantor Kecamatan Cisolok hingga ke TPI Pajagan Cisolok, selepasnya rombongan melakukan tabur bunga kelaut sebagai bentuk rasa syukur atas hasil tangkap nelayan selama ini.
Dalam kesempatan tersebut juga hadir sejumlah pejabat dari forum komunikasi pimpinan Kecamatan Cisolok dan juga forum pimpinan pemerintah daerah dengan perwakilan dari sejumlah dinas dan intansi terkait. (Ndi).






