Sehingga menurut Abah Firman, dukungan pemerintah akan menjadi kunci keberlangsungan budaya lokal tetap eksis di masa yang akan datang atau masa depan.
“Kami berharap pemerintah, termasuk Bupati Sukabumi, benar-benar memberikan perhatian lebih kepada para budayawan, terutama perjuangannya dalam melestarikan kearifan lokal tidak boleh dilihat sebelah mata,” terangnya.
“Semoga ke depan, ada langkah nyata yang bisa diambil untuk menjaga warisan budaya ini tetap hidup dan berkembang,” tambahnya.
Masih kata abah Firman, acara peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-154 ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan para penggiat budaya dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya lokal yang menjadi identitas daerah.
“Kami mengajak masyarakat dan pemerintah untuk tetap mencintai kebudayaan kebudayaan lokal, karena secara tidak langsung ini akan berimbas terhadap kemajuan pariwisata, dan hal lainnya,” ucapnya.
“Penampilan kami tadi sebagai bukti melestarikan budaya budaya yang ada di kabupaten Sukabumi salah satunya Palabuhanratu, kalau bukan kita oleh siapa lagi,” tandasnya. (Ndi)






