CICURUG — Dua rumah di Kampung Cimalati RT (2/2) Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, hangus diamuk si jago merah, kemarin (21/11). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp80.000.000.
Dari informasi yang diperoleh koran ini, dua bangunan rumah permanen ini milik Mamah (70) dan Asep (37) dengan jumlah dua Kepala Keluarga (KK) dan tujuh jiwa. “Kebakaran terjadi sekira pukul 06.30 WIB, bermula api muncul dari rumah Mamah dan merembet ke rumah Asep hingga bagian atapnya hangus terbakar.
Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” kata Koordinator Pusdalop BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna kepada koran ini, kemarin (21/11).
Lebih lanjut Daeng mengatakan, petugas BPBD, Damkar dan warga berupaya memadamkan api tersebut sehingga api berhasil dipadamkan sekira pukul 07.00 WIB. “Proses pemadaman hanya berlangsung sebentar, karena lokaasi mudah diakses mobil pemadam kebakaran. Kerugian materi ditaksir sekitar Rp80.000.000,” ungkapnya.
Untuk sementara waktu, dua KK tersebut terpaksa dievakuasi di rumah keluarganya lantaran rumahnya sudah tidak dapat ditinggali. “Sementara waktu korban dievakuasi di rumah sodaranya karena memang rumahnya rusak berat,” ulasnya.
BPBD tidak hentinya menghimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana. Seperti, kebakaran, longsor, banjir dan bencana alam lainnya. Apalagi, memasuki musim hujan bencana alam kerap terjadi sehingga warga perlu selalu waspada.
“Kami minta jika terjadi bencana kebakaran maupun kejadian bencana lainnya agar warga segera melaporkan kepada pemerintah setempat untuk segera di tangani,” paparnya.
Sementara itu, salah seorang korban, Mamah mengharapkan uluran tangan pemerintah untuk bisa kembali membangun rumahnya yang hangus terbakar. “Kami harap, pemerintah bisa membantu untuk bisa kembali membangun rumsh kami,” harapnya. (bam/d)






