SUKABUMI — Dua pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kecamatan Cireunghas mengalami luka-luka setelah sepeda motor yang mereka kendarai tertemper Kereta Api Siliwangi (KA 341) di perlintasan tanpa palang pintu, Jumat (18/7/2025) pagi.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.30 WIB di KM 64+6/7, Kampung Gandasoli, RT 02/RW 10, Desa Cipurut, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi. Kedua korban diketahui berinisial SR (17), warga Kelurahan Gedong Panjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, dan MM (16), warga Desa Cipurut, Kecamatan Cireunghas.
Kasi Humas Polres Sukabumi Kota IPTU Astuti Setyaningsih mengatakan, kecelakaan bermula saat kedua korban pulang dari sekolah dan melintasi rel kereta api tanpa palang pintu menggunakan sepeda motor. Saat itu, mereka tidak menyadari ada KA Siliwangi yang tengah melaju dari arah Cipatat menuju Sukabumi.
“Mesin sepeda motor korban dilaporkan dalam kondisi mati saat mencoba menyebrang lintasan. Bagian belakang motor terserempet kereta api,” ujar Astuti kepada Radar Sukabumi.
Kedua korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Sukabumi untuk mendapatkan penanganan medis. Kondisi mereka dilaporkan stabil dan masih dalam perawatan.
Petugas Polsek Cireunghas bersama Unit Laka Lantas Polres Sukabumi Kota telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Sementara itu, Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut, perjalanan KA sempat tertunda lima menit untuk pemeriksaan sarana dan prasarana.






