SUKABUMI — Dalam upaya mendukung pemenuhan kebutuhan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Kamis (3/6), di Aula Disnakertrans, Jalan Raya Pelabuhan II, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi.
Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama antara Disnakertrans, Bank BJB, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), dan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi).
Plt Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Jujun Juaeni, mengatakan bahwa kegiatan ini diikuti oleh puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta perwakilan HRD dari sejumlah perusahaan di wilayah Sukabumi.
“Para narasumber dari BP Tapera dan Bank BJB menjelaskan secara rinci kemudahan akses pembiayaan rumah bersubsidi melalui skema FLPP,” ujar Jujun kepada Radar Sukabumi.
Ia menambahkan, program ini menawarkan berbagai keuntungan seperti suku bunga tetap, tenor panjang, dan persyaratan yang terjangkau bagi pekerja formal maupun informal.
“Ini adalah bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan papan masyarakat berpenghasilan rendah. Kami berharap informasi ini dapat tersebar luas dan dimanfaatkan oleh para pekerja,” jelasnya.
Jujun juga menegaskan bahwa program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang menekankan pentingnya penyediaan rumah layak bagi rakyat.
Sementara itu, Pemimpin Cabang Bank BJB Palabuhanratu, Achmad Djuansjah, menyampaikan bahwa pihaknya siap memfasilitasi pembiayaan rumah bersubsidi di Sukabumi.
“Di Jawa Barat ditargetkan 100 ribu unit rumah, dan Bank BJB mendapat porsi sekitar 10 ribu unit. Kami siap membantu ASN, P3K, dan buruh untuk mendapatkan rumah layak melalui skema FLPP,” ujarnya.
Bank BJB, lanjut Achmad, tidak hanya menyediakan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR), tetapi juga mendukung proses penyediaan lahan dan pengurusan dokumen. Calon pemohon pun bebas memilih lokasi rumah sesuai kebutuhan.
Ketua Apersi Korwil 6 Sukabumi–Cianjur, Asep Abdulqodir, menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh tentang skema FLPP kepada masyarakat, khususnya MBR.






