KABUPATEN SUKABUMI

Disnak Sukabumi Dorong BUMDes Kembangkan Ayam Petelur

×

Disnak Sukabumi Dorong BUMDes Kembangkan Ayam Petelur

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, drh. Asep Kurnadi, saat koordinasi dengan Kepala Desa Sasagaran, terkait program ternak ayam petelur.

SUKABUMI – Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Sukabumi terus mendorong kemandirian ekonomi desa melalui program peternakan ayam petelur yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Salah satunya di Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes, yang kini memiliki sekitar 800 ekor ayam petelur sebagai bagian dari program ketahanan pangan.

Kepala Disnak Kabupaten Sukabumi, drh. Asep Kurnadi, menjelaskan program ini menjadi strategi penguatan ketahanan pangan sekaligus penggerak ekonomi lokal berbasis desa. “Melalui pengelolaan ayam petelur, BUMDes diharapkan mampu menciptakan usaha produktif berkelanjutan dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, Rabu (14/1).

Bank bjb Tandamata

Menurut Asep, BUMDes memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Karena itu, pemerintah daerah hadir memberikan pembinaan teknis, pelayanan kesehatan hewan, hingga pendampingan manajemen usaha. “BUMDes menentukan kegiatan sesuai potensi desa, apakah ayam petelur, penggemukan domba, atau usaha lainnya. Kami menyesuaikan dengan pilihan tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan, desa diwajibkan mengalokasikan sekitar 20 persen anggaran untuk program ketahanan pangan. Di Sasagaran, usaha ayam petelur juga diarahkan untuk mendukung kebutuhan pangan masyarakat, termasuk pasokan bagi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“BUMDes yang mengelola ayam petelur ingin berperan dalam penyediaan telur sebagai sumber protein hewani. Ini sejalan dengan upaya perbaikan gizi masyarakat,” kata Asep.

Ke depan, Disnak berharap BUMDes mampu berkembang secara profesional dengan analisa usaha matang dan pengelolaan berkelanjutan. “Tujuan akhirnya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui sektor peternakan dan pertanian,” pungkasnya.(den/d)