KABUPATEN SUKABUMI

Dinsos Kabupaten Sukabumi Nyatakan Komitmen Dukung Program KLA 

×

Dinsos Kabupaten Sukabumi Nyatakan Komitmen Dukung Program KLA 

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, Wawan Godawan, saat diwawancarai Radar Sukabumi di Gedung Negara Pendopo Sukabumi.

SUKABUMI – Dalam upaya meningkatkan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kabupaten Sukabumi, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sukabumi menyatakan komitmennya untuk menjalin sinergi yang kuat dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, Wawan Godawan, saat menghadiri kegiatan Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) yang digelar di Gedung Negara Pendopo Sukabumi, Jalan Raya Ahmad Yani, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, beberapa waktu lalu.

Bank bjb Tandamata

Menurut Wawan, kerja sama antar perangkat daerah menjadi kunci penting dalam mewujudkan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak serta pemberdayaan perempuan secara menyeluruh.

“Dinas Sosial siap berkolaborasi dengan DP3A dalam menyusun dan melaksanakan program-program yang berorientasi pada perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan. Kami percaya bahwa sinergi lintas sektor akan memperkuat efektivitas program di lapangan,” kata Wawan kepada Radar Sukabumi pada Minggu (18/05).

Kegiatan verifikasi ini menjadi bagian dari tahapan penting dalam penilaian KLA, yang bertujuan untuk mengukur sejauh mana kesiapan daerah dalam mewujudkan pemenuhan hak-hak anak di berbagai sektor.

Kehadiran Kepala Dinas Sosial pada kegiatan VLH KLA ini, menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperkuat kolaborasi antar perangkat daerah terkait isu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. 

Dalam kesempatan tersebut, Wawan Godawan menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif DP3A dalam melibatkan berbagai pihak untuk memastikan efektivitas program di lapangan. Beliau menekankan bahwa penanganan isu perempuan dan anak memerlukan sinergi yang solid antar berbagai sektor.